Yayasan KARINAKAS dorong Paroki Menjadi Paroki Inklusi

Diskusi Difabel

(Foto: V. Sudrajat)

DISKUSI PAROKI PEDULI DIFABEL: Romo Martinus Sutomo Pr, Wakil Direktur KARINAKAS (kedua dari kanan) bersama dengan Karel Tuhehay, Manajer Program Inklusi KARINAKAS (kanan) dan Vincentius Sudrajat (tidak tampak dalam foto), melakukan diskusi dengan Dewan Paroki St. Perawan Maria Rosario (Katedral), Randusari Semarang yang dipimpin oleh Romo Aloysius Gonzaga Luhur Prihadi Pr., Romo Paroki Katedral sekaligus Romo VIKEP Semarang (duduk di kiri memegang laptop). Diskusi dilakukan di aula Paroki Katedral, pertengahan Oktober 2017 yang lalu. Dalam diskusi dibahas bagaimana menciptakan program program paroki agar peduli pada umat yang difabel. Ke depan Paroki-paroki di Keuskupan Agung Semarang didorong untuk menjadi Paroki Inklusi, yakni paroki yang peduli dan mendorong agar para difabel memiliki hak dan kesempatan yang sama dalam melakukan berbagai hal. (Ferry)