Emergency Respon Banjarnegara

ER Banjarnegara

R. Anang Setiyargo, dari Yayasan KARINAKAS menyampaikan bantuan emergency yang diterima perwakilan warga setempat (Foto : Dok KARINAKAS)

Pada hari Rabu, 18 April 2018, pukul 13.28 WIB, Banjarnegara diguncang gempa bumi dengan kekuatan 4,4 SR. Pusat gempa terletak di darat pada kedalaman 4 Km pada jarak 52 Km utara kebumen. Banyak desa yang terdampak cukup parah di antaranya adalah Desa Kasinom, Desa Kertosari, Plorengan dan desa Sidakangen. Gempa bumi ini mengakibatkan kerugian jiwa dan juga material serta sekitar 200 orang mengungsi. Para warga terdampak tersebut membutuhkan sapaan dan bantuan.

Sebagai lembaga yang mengemban misi kemausiaan terlebih kebencanaan, pada hari Selasa, 24 April 2018, Karinakas bekerjasama dengan Karitas Purwokerto (Karito) mengirimkan bantuan kepada para warga terdampak, khususnya di Desa Plorengan, Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara. Bantuan berupa dana dan material (selimut, tikar, baju, hygiene kit dan lain-lain). Bantuan diterima oleh perwakilan dari warga terdampak yakni Koordinator Pokmas disaksikan oleh Perangkat Desa dan Posko. Perwakilan warga terdampak tersebut yang kemudian akan mengatur pendistribusian barang bantuan tersebut. (Rm. Martinus Sutomo, Pr)

Lomba Desa Unggulan Tingkat Kabupaten Sleman

Lomba Desa Gayamharjo

Eko Suhargono, S.IP, Camat Kecamatan Prambanan, Sleman (kiri), berbicang dengan Romo Tomo dan Sr, Huberta dari KARINAKAS (Foto: KARINAKAS)

Pada hari Jumat, 6 April 2018, di Kantor Desa Gayamharjo, terselenggara Lomba Desa Unggulan Tingkat Kabupaten Sleman-Yogyakarta. Lomba Desa Unggulan ini diselenggarakan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Sleman. Lomba ini diikuti oleh perwakilan desa-desa se-Kabupaten Sleman. Desa Gayamharjo menjadi wakil Kecamatan Prambanan. Desa Gayamharjo mengutus para peserta lomba yakni kelompok-kelompok yang terdapat di Desa Gayamharjo. Mereka adalah kelompok-kelompok tani, kelompok usaha kecil, kelompok belajar, maupun kelompok atau komunitas dusun yang lainnya, termasuk Kelompok Biogas yang didampingi KARINAKAS. Masing-masing kelompok atau komunitas tersebut, menampilkan kekhasannya di stand-stand yang sudah disediakan. Lomba tersebut dinilai oleh penilai dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Sleman yang diketuai oleh Ibu Hj. Sri Kustini Purnomo.

Kelompok Biogas Gayamharjo adalah salah satu kelompok yang ikut meriahkan Lomba Desa tersebut. Kelompok ini menyajikan miniatur instalasi biogas, dan sekaligus menunjukkan kegunaan atau manfaat biogas yakni untuk memasak dan penerangan. Selain itu biogas juga menghasilkan bioslury yakni pupuk organik. Beberapa pengunjung datang dan membeli pupuk bioslury.

Eko Suhargono, S.IP, Camat Kecamatan Prambanan, Sleman, dalam kunjungannya ke stand biogas sangat antusias mendukung berkembangnya Program Biogas. Harapannya seluruh warga di Desa Gayamharjo bisa mandiri energi, dan Program Biogas ini juga dapat mendukung pertanian yang ada di Desa Gayamharjo. (Rm Martinus Sutomo, Pr)

Pelatihan Manajemen Logistik

Pelatihan Manajemen Bencana

Para peserta Pelatihan Manajemen Logistik untuk Penanggulangan bencana di DIY (Foto: Anang)

Pada tanggal 03 s/d 04 April 2018, BPBD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Logistik Dalam Penanggulangan Bencana. Pelatihan itu diikuti oleh 34 orang peserta dari berbagai institusi yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Peserta tersebut adalah perwakilan lembaga (Instansi Pemerintah Derah, TNI/POLRI, PMI, LSM, Universitas, Dunia Usaha Baik Swasta maupun Pemerintah yang ada di wilayah D.I. Yogyakarta) yang menjadi anggota dari Klaster Logistik Penanggulangan Bencana Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sesuai dengan SK Gunernur DIY No. 197/ KEP/ 2016. Yayasan KARINAKAS adalah salah satu anggotanya. Karinakas diwakili oleh Bp R. Anang Setyargo.

Tujuan Pelatihan kali ini adalah untuk meningkatan Kapasitas dalam hal Pengelolaan Manajemen Logistik bagi anggota Klaster Logistik dan BPBD di Kabupaten/Kota se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode pelatihan yang digunakan adalah Diskusi, Sharing dan Simulasi. Dalam pelatihan ini, BPBD dibantu oleh 4 orang Fasilitator. Mereka adalah 3 orang fasilitator dari Badan Dunia untuk Urusan Pangan atau WFP (World Food Program dari Kantor Jakarta), dan 1 orang fasilitator dari BPBD DIY. (R. Anang Setyargo)

© 2010 karinakas.or.id. | +62 274 552126 | karinakas.office@gmail.com