Monev Biogas di Desa Gayamharjo

Monev Gayamharjo

Salah satu instalasi Biogas milik warga di Desa Gayamharjo (Foto: Fr. Toms)

“Kami berharap supaya satu atau dua intalasi biogas ini cepat selesai, agar dapat menjadi contoh bagi para warga sekitar,” demikian pernyataan sekaligus harapan dari FX. Lamijo, ketua Kelompok Tani Geni Panguripan di Desa Gayamharjo, Prambanan. Kelompok Tani Geni Panguripan ini mempunyai 10 orang anggota dan semuanya mengikuti program bio gas, yang difasilitasi oleh KARINAKAS. Mereka mengikuti program bio gas ini mulai bulan Februari 2017.

Dari hasil kunjungan dan monitoring KARINAKAS pada tanggal 21 April 2017, status mereka saat ini adalah sedang dalam proses menyelesaikan instalasi biogas, yang dikerjakan secara gotongroyong antar anggota kelompok. Pengerjaan instalasi biogas ini agak sedikit terkendala oleh kontur tanah yang sebagian besar adalah bebatuan keras dan tanah liat, serta terkendala oleh hujan. Namun mereka bertekad untuk segera menyelesaikan instalasi biogas ini, supaya dapat segera dirasakan manfaatnya dan sekaligus menjadi percontohan bagi warga sekitar yang sebagian besar berternak sapi dan kambing.

Program biogas yang dibuat oleh kelompok tani Geni Panguripan ini berskala rumah tangga dengan ukuran 6-8 m3. Rata-rata setiap anggota Kelompok Tani Geni Panguripan memiliki satu ekor sapi dan beberapa ekor kambing yang cukup untuk skala rumah tangga. Mereka berharap dapat meneladan Kelompok Tani Agni Mandiri Sruni-Boyolali, yang mana program biogasnya selain menjadikan Desa Sruni menjadi Desa Mandiri Energi, juga bermanfaat bagi pertanian. (Fr. Toms)

Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan

pelatihan keuangan Fasilitator dan Peserta Pelatihan Keuangan berfoto bersama setelah acara usai (Foto: Fr. Toms)

Caritas Germany dan KARINAKAS mengadakan pelatihan penyusunan laporan keuangan yang bertempat di kantor KARINAKAS. Pelatihan tersebut dilaksanakan dalam dua periode. Periode partama dilaksanakan pada tanggal 10-12 April 2017, sedangkan periode kedua dilaksanakan pada tanggal 19-21 April 2017. Para peserta pelatihan ini adalah staff keuangan dari lembaga sosial non pemerintah yang bermitra dengan Caritas Germany yakni PPRBM (Pusat Pengembangan dan Pelatihan Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat) Solo, Yayasan Mitra Alam, Caritas PSE-KAM (PSE Keuskupan Agung Medan), dan Perkumpulan Divisi Perempuan TRUK. Sedangkan fasilitator dalam pelatihan ini adalah F. Gita Andry  dari KARINAKAS, dan Dwi Suci Shakuntala dari Caritas Germany.

Setiap periode diikuti oleh peserta yang berbeda. Periode partama diikuti oleh staf keuangan PPRBM Solo dan Yayasan Mitra Alam. Periode kedua diikuti oleh Caritas PSE-KAM, dan Perkumpulan Divisi Perempuan TRUK. Dalam pelatihan ini, peserta diajak untuk mendalami bagaimana membuat laporan keuangan dan sekaligus mengenal metode penyusunan laporan keuangan yang baru sebagaimana diterapkan oleh KARINAKAS. Peserta diajak untuk sharing dan mendengarkan mengenai bagaimana membuat laporan keuangan dengan metode baru, setelah itu peserta diajak untuk berlatih menerapkan metode baru itu dalam membuat laporan keuangan. Dengan pelatihan ini harapannya metode pembuatan laporan keuangan dapat ter-update dan semakin efektif serta efisien.

Di akhir pelatihan, para peserta khususnya peserta periode pertama merasa bahwa pelatihan ini benar-benar bermanfaat baik bagi diri mereka sendiri maupun bagi lembaga tempat mereka berkarya. Rachelia yang akrab disapa Mbak Lia merasa mendapatkan suatu baru dalam hal penyusunan laporan keuangan. Ia juga menyatakan bahwa pelatihan ini akhirnya membantu memperdalam bagaimana penyusunan laporan keuangan. Demikian juga Sri Sunarsih yang akrab disapa Bu Narsih juga menyatakan bahwa pelatihan ini telah mengupdate metode penyusunan laporan keuangan yang selama ini sudah digunakannya. Dengan demikian, metode penyusunan laporan keuangan semakin up date dan tidak ketinggalan zaman. Pelatihan periode pertama ini diakhiri pada tanggal 12 April 2017 pukul 15.00 WIB.  (Fr. Toms)

Tim Siaga Desa Klakah Dikukuhkan

Tim Siaga Desa

Tim Siaga Desa Klakah, berfotobersama dengan Fasilitator dan KARINAKAS (Foto: Sunardi)

Hujan deras yang mengguyur Desa klakah, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali pada Sabtu, 1 April 2017 tidak mengurangi semangat 40 (enam diantaranya perempuan) anggota TSD (tim siaga desa) untuk mengikuti pelatihan sistem informasi kebencanaan. Pelatihan ini sekaligus pengukuhan Tim Siaga Desa Klakah dengan Surat Keputusan Kepala Desa Klakah Nomor : 238/01/IV/2017. Tim siaga desa klakah, lahir setelah diadakan lokakarya potensi desa yang difasilitasi oleh KARINAKAS. Masyarakat dan pemerintah desa Klakah melihat bahwa desa klakah merupakan desa yang berada di wilayah rawan bencana akan tetapi mereka tidak memiliki tim siaga bencana. Surat keputusan ini dibacakan oleh Suryono, sebagai Kaur Pemerintahan desa Klakah. (Sr. M. Huberta, FSGM)

© 2010 karinakas.or.id. | +62 274 552126 | karinakas.office@gmail.com