Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan

pelatihan keuangan Fasilitator dan Peserta Pelatihan Keuangan berfoto bersama setelah acara usai (Foto: Fr. Toms)

Caritas Germany dan KARINAKAS mengadakan pelatihan penyusunan laporan keuangan yang bertempat di kantor KARINAKAS. Pelatihan tersebut dilaksanakan dalam dua periode. Periode partama dilaksanakan pada tanggal 10-12 April 2017, sedangkan periode kedua dilaksanakan pada tanggal 19-21 April 2017. Para peserta pelatihan ini adalah staff keuangan dari lembaga sosial non pemerintah yang bermitra dengan Caritas Germany yakni PPRBM (Pusat Pengembangan dan Pelatihan Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat) Solo, Yayasan Mitra Alam, Caritas PSE-KAM (PSE Keuskupan Agung Medan), dan Perkumpulan Divisi Perempuan TRUK. Sedangkan fasilitator dalam pelatihan ini adalah F. Gita Andry  dari KARINAKAS, dan Dwi Suci Shakuntala dari Caritas Germany.

Setiap periode diikuti oleh peserta yang berbeda. Periode partama diikuti oleh staf keuangan PPRBM Solo dan Yayasan Mitra Alam. Periode kedua diikuti oleh Caritas PSE-KAM, dan Perkumpulan Divisi Perempuan TRUK. Dalam pelatihan ini, peserta diajak untuk mendalami bagaimana membuat laporan keuangan dan sekaligus mengenal metode penyusunan laporan keuangan yang baru sebagaimana diterapkan oleh KARINAKAS. Peserta diajak untuk sharing dan mendengarkan mengenai bagaimana membuat laporan keuangan dengan metode baru, setelah itu peserta diajak untuk berlatih menerapkan metode baru itu dalam membuat laporan keuangan. Dengan pelatihan ini harapannya metode pembuatan laporan keuangan dapat ter-update dan semakin efektif serta efisien.

Di akhir pelatihan, para peserta khususnya peserta periode pertama merasa bahwa pelatihan ini benar-benar bermanfaat baik bagi diri mereka sendiri maupun bagi lembaga tempat mereka berkarya. Rachelia yang akrab disapa Mbak Lia merasa mendapatkan suatu baru dalam hal penyusunan laporan keuangan. Ia juga menyatakan bahwa pelatihan ini akhirnya membantu memperdalam bagaimana penyusunan laporan keuangan. Demikian juga Sri Sunarsih yang akrab disapa Bu Narsih juga menyatakan bahwa pelatihan ini telah mengupdate metode penyusunan laporan keuangan yang selama ini sudah digunakannya. Dengan demikian, metode penyusunan laporan keuangan semakin up date dan tidak ketinggalan zaman. Pelatihan periode pertama ini diakhiri pada tanggal 12 April 2017 pukul 15.00 WIB.  (Fr. Toms)

Tim Siaga Desa Klakah Dikukuhkan

Tim Siaga Desa

Tim Siaga Desa Klakah, berfotobersama dengan Fasilitator dan KARINAKAS (Foto: Sunardi)

Hujan deras yang mengguyur Desa klakah, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali pada Sabtu, 1 April 2017 tidak mengurangi semangat 40 (enam diantaranya perempuan) anggota TSD (tim siaga desa) untuk mengikuti pelatihan sistem informasi kebencanaan. Pelatihan ini sekaligus pengukuhan Tim Siaga Desa Klakah dengan Surat Keputusan Kepala Desa Klakah Nomor : 238/01/IV/2017. Tim siaga desa klakah, lahir setelah diadakan lokakarya potensi desa yang difasilitasi oleh KARINAKAS. Masyarakat dan pemerintah desa Klakah melihat bahwa desa klakah merupakan desa yang berada di wilayah rawan bencana akan tetapi mereka tidak memiliki tim siaga bencana. Surat keputusan ini dibacakan oleh Suryono, sebagai Kaur Pemerintahan desa Klakah. (Sr. M. Huberta, FSGM)

Deklarasi Teknonologi Tepat Guna dan Kampung Proiklim Sruni

Kampung Proiklim

Sekwilda Kabupaten Boyolali, Dra. Sri Adiningsih, M.M, menyerahkan buku administrasi untuk Kelompok Tani Agni Mandiri, yang menandai Deklarasi Teknologi Tepat Guna dan Pengembangan Kampung Pro Iklim Desa Sruni, Kecamatan Musuk, Boyolali, Rabu 29 Maret 2017 (Foto: Ferry)

Ing Sruni dadi desa mandiri

Mandiri mandiri energi

Ing tembe rakyate dadi makmur

Limang tahun muga kasembadan

Oro-oro ayo pada ditanduri

Ditanduri buah-buahan

Supaya monyete ra ngrusuhi

Isa dadi taman konservasi

Agni mandiri wilayah Desa Sruni

Kepala desa sing dadi pangayoman

Kelompok Wanita Tani sing ngolah pangan

Yen wis klakon hai hai aduh penakke

 

Demikian lagu campusari yang dinyanyikan ibu ibu Agni Mandiri mengiringi tarian Topeng Ireng yang dibawakan anak-anak anggota kelompok Petani Mandiri Energi Ägni Mandiri”Desa Sruni, Kecamatan Musuk, Boyolali. Nyanyian dan tarian ini meramaikan acara Deklarasi Teknologi Tepat Guna dan Pengembangan Kampung Pro Iklim Desa Sruni.

 

Panen Raya Desa Sruni

Panen Raya di Kebun Kelompok Tani Agni Mandiri (Foto: Ferry)

          Acara yang dihadiri sekitar 150 orang ini juga dihadiri KARINAKAS sebagai pendamping Agni Mandiri, Badan Lingkungan Hidup Boyolali, Sekwilda Boyolali, Camat Musuk dan Kepala Desa Sruni. Acara ini juga didukung oleh CSR yang ada di Boyolali dan Jawa Tengah, diantaranya Pertamina dan So Good Food.

          Dalam sambutannya baik Camat Musuk Totok Eko YP, Sekretaris Badan Lingkungan Hidup Kristiana, Direktur KARINAKAS Romo A. Banu Kurnianto, dan Sekwilda Boyolali Sri Adiningsih, sepakat, bahwa perubahan iklim harus dikendalikan dengan cara adaptasi dan mitigasi agar Boyolali sebagai daerah rawan bencana bisa mengantisipasi ancaman bencana yang bisa datang sewaktu-waktu.Keberadaan kelompok Agni Mandiri yang mengkampanyekan cara hidup dan bertani yang ramah lingkungan ini diharapkan mampu menjadi contoh upaya mitigasi dan adaptasi bencana. Desa Sruni merupakan desa kedua yang dijadikan Kampung Pro Iklim di Boyolali.

          Acara deklarasi ini diakhiri dengan panen raya kacang panjang, cabe, terong, jipang, dan lain-lain yang merupakan hasil pertanian Kelompok Agni Mandiri yang menggunakan pupuk organik. Setiap pengunjung boleh memetik hasil panen dan dibawa pulang sebagai oleh oleh. (Ferry T. Indratno)

 

© 2010 karinakas.or.id. | +62 274 552126 | karinakas.office@gmail.com